Jumat, 06 Februari 2009

Fungsi Manajerial Dalam Manajemen

Planning (perencanaan)

a. Definisi Planning

Perencanaan merupakan sebuah kegiatan penentuan tujuan dan pengembangan strategy untuk mencapai sebuah tujuan
(Williams,chuck)

Perencanaan merupakan tindakan untuk menentukan tujuan organisasi dan apa yang dibutuhkan untuk mencapainya
(Daft,Richard L)

b. Fungsi Planning

1.Perencanaan Sebagai Pengarah

Pengkerjasamaan/coordinating semua bagian dalam organisasi ke arah pencapaian tujuan organisasi.
tanpa perencanaan bisa terjadi konflik kepentingan, pemborosan sumber daya manusia, dan kegagalan pencapaian tujuan.

2.Perencanaan Sebagai Sarana Minimalisasi Ketidakpastian

Dengan perencanaan, ketidak pastian masa mendatang dapat diantisipasi sejak dini.

3.Perencanaan Sebagai Saran Minimalisasi Pemboroasan Sumber Daya

Dengan perencanaan maka jumlah dan jenis sumberdaya yang diperlukan serta alokasinya dapat dipersiapkan sbelum kegiatan dijalankan.

4.Perencanaan Sebagai Penetapan Standar Dalam Pengawasan

Dengan perncanaan ditetapkan tujuan organisasi, ukuran standar pencapaian tersebut, yang bermanfaat sebagai saran pengawasan.
dibandingkan antara rencana beserta standarnya dengan realisasi, dideteksi dan dievaluasi penyimpangannya, dan dilakukan corrective bila diperlukan.

c. Syarat-Syarat Perencanaan Yang Baik

Sebuah perencanaan yang baik sebaiknya memiliki kriteria sebagai berikut :

1. Faktual

Sesuai fakta, wajar untuk dicapai dalam kondisi tertentu

2. Logis dan Rasional

Masuk akal,sehingga dapat dijalankan

3. Fleksibel

Tidak kaku, dapat beradaptasi dengan perubahan di masa mendatang

4. Komitmen

Mampu menumbuhkan keterikatan seluruh anggota organisasi untuk bersama-sama berupaya mewujudkan tujuan organisasi.

5. Komprehensif

Menyeluruh dan mengakomodasi aspek-aspek yang tekait lansung maupun tidak langsung

D. Keuntungan dan Kerugian Dari Perencanaan

1. Keuntungan Atas Perencanaan Yang Baik

a. Perencanaan yang baik mapu memperkuat usaha, ketekunan, arahan dan kreatifitas dari kegiatan-kegiatan strategis.
Manager dan pekerja akan mampu menggerakkan usaha yang lebih baik ketika mengikuti suatu rencana.

b. Memimpin kepada ketekunan, terhadap pekerjaan yang sulit untuk periode yang panjang

c. Memberikan semangat secara langsung kepada manager dan pekerja untuk menekuni kegiatan-kegiatan yang membantu pencapaian tujuan mereka dan menjauhkan diri dari kgiatan-kegiatan yang tidak diinginkan.

d. Memberikan semangat terhdapa perkembangan dari kegiaatan-kegiatan strategis.
Perencanaan yang baik menyemangati mereka untuk berpikir kearah yang lebih baik dalam melakukan tugas.

e. Perencanaan yang baik merupakan cara terbaik untuk meningkatkan performa orang-orang yang bekerja.


2. Kerugian Atas Perencanaan Yang Buruk

a. Perencanaan dapat menghambat perubahan dan mencegah atau memperlambat adaptasi

b. Perencanaan dapat membuat sebuah rasa ketidakpastian jika sebuah perencanaan di susun berdasarkan asumsi belaka.

c. Sikap membawa si perencana kepada rencana-rencana yang tidak diinginkan dan tidak dimengerti.

E. Proses Perencanaan

Untuk membuat sebuah perncanaan yang baik diperlukan beberapa tahapan sebagai berikut:

1. Merancang Tujuan
Untuk mengarahkan kebiasaan dan meningkatkan usaha, tujuan-tujuan harus dijelaskan secara spesifik, dapat diukur, dapat dicapai, relistis dan bejangka waktu

2. Mengembangkan commitment menjadi tujuan

3. Mengembangkan rencana-rencana yang efektif.
merinci langkah-langkah, orang-orang, sumberdaya dan periode waktu yang dibutuhkan untuk mencapai suatu tujuan.

4.Tracking Proggress
Ada dua buah cara untuk melakukan tracking progress, diantaranya sebagai berikut:

1. Menyusun tujuan jangka panjang dan pendek
2. Mengumpulkan dan menyediakan pnyelenggaraan terus-menerus

5. Maintaining Flexibility (merawat klenturan)

Menjaga kelenturan rencana dapat dilakukan melalui pembuatan investasi serempak yang mudah di dalam rencana-rencana alternatif.



Tidak ada komentar:

Poskan Komentar