Definisi
yaitu suatu prosess yang dilakukan untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan yang telah direncanakan, diorganisasikan, dan diimplementasikan dapat berjalan sesuai dengan target yang diharapkan sekalipun berbagai perubahan terjadi di dalam lingkungan dunia bisnis yang dihadapi.
Kegiatan Fungsi Pengawasan
a. Mengevaluasi keberhasilan dalam pencapaian tujuan dan target bisinis sesuai dengan indikator yang ditetapkan
b. Mengambil langkah klarifikasi dan koreksi atas penyimpangan yang mungkin ditemukan
c. Melakukan berbagai alternatif solusi atas berbagai masalah yang terkait dengan pencapaian tujuan dan target bisnis
Tampilkan postingan dengan label Fungsi Manajerial Manajemen. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Fungsi Manajerial Manajemen. Tampilkan semua postingan
Jumat, 06 Februari 2009
Fungsi Directing atau Pengimplementasian
Definisi
Suatu proses pengimplementasian program agar bisa dijalankan oleh seluruh pihak dalam organisasi serta prosses memotivasi agar semua pihak tersebut dapat menjalankan tanggung jawabnya dengan penuh kesadaraan dan produktivitas yang tinggi
Kegiatan-kegiatan dalam proses pengimplementasian atau directing:
a. Mengimplementasikan proses kepemimpinan, pmbimbingan, dan pemberian motivasi kepada tenga kerja agar dapat bekerja secara efektif fan efisien dalam pencapaian tujuan.
b. memberikan tugas dan penjelasan rutin mengenai pekerjaan
c. Menjelaskan kebijakan yang ditetapkan
Suatu proses pengimplementasian program agar bisa dijalankan oleh seluruh pihak dalam organisasi serta prosses memotivasi agar semua pihak tersebut dapat menjalankan tanggung jawabnya dengan penuh kesadaraan dan produktivitas yang tinggi
Kegiatan-kegiatan dalam proses pengimplementasian atau directing:
a. Mengimplementasikan proses kepemimpinan, pmbimbingan, dan pemberian motivasi kepada tenga kerja agar dapat bekerja secara efektif fan efisien dalam pencapaian tujuan.
b. memberikan tugas dan penjelasan rutin mengenai pekerjaan
c. Menjelaskan kebijakan yang ditetapkan
Funsi Pengorganisasian
A. Definisi Fungsi Pengorganisasian
The proccess of establishing ordrly uses for all oeganizational's resources
(cefto,Samuel C.)
Deciding where decision will be made, who will do that jobs and task, and who will work for whom
(Williams, Chuck)
Pengorganisasian merupakan sebuah kegiatan pemanfaatan sumber daya organisasi untuk mencapai tujuan stategis
(Daft, Richard)
B. Pentingnya Pengorganisasian
Seluruh ahli manajemen beranggapan bahwa Pengorganisasian merupakan suatu fungsi yang sangat penting di dalam fungsi manajerial.
Di bawah ini terdapat dua buah alasan mengapa fungsi pengorganisasian merupakan salah satu fungsi yang penting di dalam fungsi manajerial:
1. Pengorganisasian merupakan mekanisme utama yang digunakan manajemen untuk menjalankan atau mengaktifkan rencana
2. Pengorganisasian menciptakan dan mengatur hubungan antara seluruh sumber-sumber daya organisasi melalui pengindikasian sumber daya organisasi yang akan digunakan untuk aktivitas tertentu dan kapan,dimana, dan bagaimana sumber daya tersebut digunakan.
C. Proses Pengorganisasian
Proses Pengorganisasian berdasarkan Certo dan Samuel C. :
1. Reflect on plans and objectives
Sebuah kegiatan pengorganisasian harus disusun berdasarkan rencana yang telah disusun dan tujuan yang hendak dicapai.
2. Establish major task
Dalam kegiatan pengorganisasian, Manager harus membuat desain mengenai pekerjaan-pekerjaan utama yang akan diselesaikan oleh organisasi.
3. Divide major task into subtasks
Dalam tahap ini manajer membagi pekrjaan utama/pokok menjadi sub-sub pekerjaan yang akan dikerjakan oleh organisasi.
4. Allocate resources and directives for subtasks
Pada tahap ini manajer mengalokasikan sumber daya secara tepat dan efisien terhadap major task dan subtask.
5. Evaluate the rsults of implemented organizing strategy
Pada Tahap terakhir dari proses pengorganisasian, manajer organisasi harus mengevaluasi hasil-hasil implementasi strategi organisasi yang telah dijalankan sebelumnya.
by: admin dari berbagai sumber
The proccess of establishing ordrly uses for all oeganizational's resources
(cefto,Samuel C.)
Deciding where decision will be made, who will do that jobs and task, and who will work for whom
(Williams, Chuck)
Pengorganisasian merupakan sebuah kegiatan pemanfaatan sumber daya organisasi untuk mencapai tujuan stategis
(Daft, Richard)
B. Pentingnya Pengorganisasian
Seluruh ahli manajemen beranggapan bahwa Pengorganisasian merupakan suatu fungsi yang sangat penting di dalam fungsi manajerial.
Di bawah ini terdapat dua buah alasan mengapa fungsi pengorganisasian merupakan salah satu fungsi yang penting di dalam fungsi manajerial:
1. Pengorganisasian merupakan mekanisme utama yang digunakan manajemen untuk menjalankan atau mengaktifkan rencana
2. Pengorganisasian menciptakan dan mengatur hubungan antara seluruh sumber-sumber daya organisasi melalui pengindikasian sumber daya organisasi yang akan digunakan untuk aktivitas tertentu dan kapan,dimana, dan bagaimana sumber daya tersebut digunakan.
C. Proses Pengorganisasian
Proses Pengorganisasian berdasarkan Certo dan Samuel C. :
1. Reflect on plans and objectives
Sebuah kegiatan pengorganisasian harus disusun berdasarkan rencana yang telah disusun dan tujuan yang hendak dicapai.
2. Establish major task
Dalam kegiatan pengorganisasian, Manager harus membuat desain mengenai pekerjaan-pekerjaan utama yang akan diselesaikan oleh organisasi.
3. Divide major task into subtasks
Dalam tahap ini manajer membagi pekrjaan utama/pokok menjadi sub-sub pekerjaan yang akan dikerjakan oleh organisasi.
4. Allocate resources and directives for subtasks
Pada tahap ini manajer mengalokasikan sumber daya secara tepat dan efisien terhadap major task dan subtask.
5. Evaluate the rsults of implemented organizing strategy
Pada Tahap terakhir dari proses pengorganisasian, manajer organisasi harus mengevaluasi hasil-hasil implementasi strategi organisasi yang telah dijalankan sebelumnya.
by: admin dari berbagai sumber
Fungsi Manajerial Dalam Manajemen
Planning (perencanaan)
a. Definisi Planning
Perencanaan merupakan sebuah kegiatan penentuan tujuan dan pengembangan strategy untuk mencapai sebuah tujuan
(Williams,chuck)
Perencanaan merupakan tindakan untuk menentukan tujuan organisasi dan apa yang dibutuhkan untuk mencapainya
(Daft,Richard L)
b. Fungsi Planning
1.Perencanaan Sebagai Pengarah
Pengkerjasamaan/coordinating semua bagian dalam organisasi ke arah pencapaian tujuan organisasi.
tanpa perencanaan bisa terjadi konflik kepentingan, pemborosan sumber daya manusia, dan kegagalan pencapaian tujuan.
2.Perencanaan Sebagai Sarana Minimalisasi Ketidakpastian
Dengan perencanaan, ketidak pastian masa mendatang dapat diantisipasi sejak dini.
3.Perencanaan Sebagai Saran Minimalisasi Pemboroasan Sumber Daya
Dengan perencanaan maka jumlah dan jenis sumberdaya yang diperlukan serta alokasinya dapat dipersiapkan sbelum kegiatan dijalankan.
4.Perencanaan Sebagai Penetapan Standar Dalam Pengawasan
Dengan perncanaan ditetapkan tujuan organisasi, ukuran standar pencapaian tersebut, yang bermanfaat sebagai saran pengawasan.
dibandingkan antara rencana beserta standarnya dengan realisasi, dideteksi dan dievaluasi penyimpangannya, dan dilakukan corrective bila diperlukan.
c. Syarat-Syarat Perencanaan Yang Baik
Sebuah perencanaan yang baik sebaiknya memiliki kriteria sebagai berikut :
1. Faktual
Sesuai fakta, wajar untuk dicapai dalam kondisi tertentu
2. Logis dan Rasional
Masuk akal,sehingga dapat dijalankan
3. Fleksibel
Tidak kaku, dapat beradaptasi dengan perubahan di masa mendatang
4. Komitmen
Mampu menumbuhkan keterikatan seluruh anggota organisasi untuk bersama-sama berupaya mewujudkan tujuan organisasi.
5. Komprehensif
Menyeluruh dan mengakomodasi aspek-aspek yang tekait lansung maupun tidak langsung
D. Keuntungan dan Kerugian Dari Perencanaan
1. Keuntungan Atas Perencanaan Yang Baik
a. Perencanaan yang baik mapu memperkuat usaha, ketekunan, arahan dan kreatifitas dari kegiatan-kegiatan strategis.
Manager dan pekerja akan mampu menggerakkan usaha yang lebih baik ketika mengikuti suatu rencana.
b. Memimpin kepada ketekunan, terhadap pekerjaan yang sulit untuk periode yang panjang
c. Memberikan semangat secara langsung kepada manager dan pekerja untuk menekuni kegiatan-kegiatan yang membantu pencapaian tujuan mereka dan menjauhkan diri dari kgiatan-kegiatan yang tidak diinginkan.
d. Memberikan semangat terhdapa perkembangan dari kegiaatan-kegiatan strategis.
Perencanaan yang baik menyemangati mereka untuk berpikir kearah yang lebih baik dalam melakukan tugas.
e. Perencanaan yang baik merupakan cara terbaik untuk meningkatkan performa orang-orang yang bekerja.
2. Kerugian Atas Perencanaan Yang Buruk
a. Perencanaan dapat menghambat perubahan dan mencegah atau memperlambat adaptasi
b. Perencanaan dapat membuat sebuah rasa ketidakpastian jika sebuah perencanaan di susun berdasarkan asumsi belaka.
c. Sikap membawa si perencana kepada rencana-rencana yang tidak diinginkan dan tidak dimengerti.
E. Proses Perencanaan
Untuk membuat sebuah perncanaan yang baik diperlukan beberapa tahapan sebagai berikut:
1. Merancang Tujuan
Untuk mengarahkan kebiasaan dan meningkatkan usaha, tujuan-tujuan harus dijelaskan secara spesifik, dapat diukur, dapat dicapai, relistis dan bejangka waktu
2. Mengembangkan commitment menjadi tujuan
3. Mengembangkan rencana-rencana yang efektif.
merinci langkah-langkah, orang-orang, sumberdaya dan periode waktu yang dibutuhkan untuk mencapai suatu tujuan.
4.Tracking Proggress
Ada dua buah cara untuk melakukan tracking progress, diantaranya sebagai berikut:
1. Menyusun tujuan jangka panjang dan pendek
2. Mengumpulkan dan menyediakan pnyelenggaraan terus-menerus
5. Maintaining Flexibility (merawat klenturan)
Menjaga kelenturan rencana dapat dilakukan melalui pembuatan investasi serempak yang mudah di dalam rencana-rencana alternatif.
a. Definisi Planning
Perencanaan merupakan sebuah kegiatan penentuan tujuan dan pengembangan strategy untuk mencapai sebuah tujuan
(Williams,chuck)
Perencanaan merupakan tindakan untuk menentukan tujuan organisasi dan apa yang dibutuhkan untuk mencapainya
(Daft,Richard L)
b. Fungsi Planning
1.Perencanaan Sebagai Pengarah
Pengkerjasamaan/coordinating semua bagian dalam organisasi ke arah pencapaian tujuan organisasi.
tanpa perencanaan bisa terjadi konflik kepentingan, pemborosan sumber daya manusia, dan kegagalan pencapaian tujuan.
2.Perencanaan Sebagai Sarana Minimalisasi Ketidakpastian
Dengan perencanaan, ketidak pastian masa mendatang dapat diantisipasi sejak dini.
3.Perencanaan Sebagai Saran Minimalisasi Pemboroasan Sumber Daya
Dengan perencanaan maka jumlah dan jenis sumberdaya yang diperlukan serta alokasinya dapat dipersiapkan sbelum kegiatan dijalankan.
4.Perencanaan Sebagai Penetapan Standar Dalam Pengawasan
Dengan perncanaan ditetapkan tujuan organisasi, ukuran standar pencapaian tersebut, yang bermanfaat sebagai saran pengawasan.
dibandingkan antara rencana beserta standarnya dengan realisasi, dideteksi dan dievaluasi penyimpangannya, dan dilakukan corrective bila diperlukan.
c. Syarat-Syarat Perencanaan Yang Baik
Sebuah perencanaan yang baik sebaiknya memiliki kriteria sebagai berikut :
1. Faktual
Sesuai fakta, wajar untuk dicapai dalam kondisi tertentu
2. Logis dan Rasional
Masuk akal,sehingga dapat dijalankan
3. Fleksibel
Tidak kaku, dapat beradaptasi dengan perubahan di masa mendatang
4. Komitmen
Mampu menumbuhkan keterikatan seluruh anggota organisasi untuk bersama-sama berupaya mewujudkan tujuan organisasi.
5. Komprehensif
Menyeluruh dan mengakomodasi aspek-aspek yang tekait lansung maupun tidak langsung
D. Keuntungan dan Kerugian Dari Perencanaan
1. Keuntungan Atas Perencanaan Yang Baik
a. Perencanaan yang baik mapu memperkuat usaha, ketekunan, arahan dan kreatifitas dari kegiatan-kegiatan strategis.
Manager dan pekerja akan mampu menggerakkan usaha yang lebih baik ketika mengikuti suatu rencana.
b. Memimpin kepada ketekunan, terhadap pekerjaan yang sulit untuk periode yang panjang
c. Memberikan semangat secara langsung kepada manager dan pekerja untuk menekuni kegiatan-kegiatan yang membantu pencapaian tujuan mereka dan menjauhkan diri dari kgiatan-kegiatan yang tidak diinginkan.
d. Memberikan semangat terhdapa perkembangan dari kegiaatan-kegiatan strategis.
Perencanaan yang baik menyemangati mereka untuk berpikir kearah yang lebih baik dalam melakukan tugas.
e. Perencanaan yang baik merupakan cara terbaik untuk meningkatkan performa orang-orang yang bekerja.
2. Kerugian Atas Perencanaan Yang Buruk
a. Perencanaan dapat menghambat perubahan dan mencegah atau memperlambat adaptasi
b. Perencanaan dapat membuat sebuah rasa ketidakpastian jika sebuah perencanaan di susun berdasarkan asumsi belaka.
c. Sikap membawa si perencana kepada rencana-rencana yang tidak diinginkan dan tidak dimengerti.
E. Proses Perencanaan
Untuk membuat sebuah perncanaan yang baik diperlukan beberapa tahapan sebagai berikut:
1. Merancang Tujuan
Untuk mengarahkan kebiasaan dan meningkatkan usaha, tujuan-tujuan harus dijelaskan secara spesifik, dapat diukur, dapat dicapai, relistis dan bejangka waktu
2. Mengembangkan commitment menjadi tujuan
3. Mengembangkan rencana-rencana yang efektif.
merinci langkah-langkah, orang-orang, sumberdaya dan periode waktu yang dibutuhkan untuk mencapai suatu tujuan.
4.Tracking Proggress
Ada dua buah cara untuk melakukan tracking progress, diantaranya sebagai berikut:
1. Menyusun tujuan jangka panjang dan pendek
2. Mengumpulkan dan menyediakan pnyelenggaraan terus-menerus
5. Maintaining Flexibility (merawat klenturan)
Menjaga kelenturan rencana dapat dilakukan melalui pembuatan investasi serempak yang mudah di dalam rencana-rencana alternatif.
Langganan:
Postingan (Atom)